Varietas Cabe Unggul Di Indonesia

Varietas Cabe Unggul – Benih unggul cabe dihasilkan melalui kegiatan pemuliaan tanaman, hasilnya berupa varietas unggul hibrida dan non hibrida. Penggunaan benih unggul bermutu mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas cabe.

Ada banyak varietas cabe yang ada di pasaran.Varietas-varietas yang telah dirilis oleh Menteri Pertanian dapat digunakan untuk budidaya cabe.

Varietas yang mempunya karakter unggul dapat digunakan dalam budidaya cabe di lahan luas, weenhouse, pekarangan, atau pot.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Di Berbagai Media

gambar varietas cabai unggul

Contoh Varietas Cabai Unggul

Beberapa varietas cabe unggul hasil pemuliaan tanaman diuraikan sebagai berikut:

Cabe Besar

Cabe besar merupakan salah satu tipe cabe yang banyak diusahakan di lahan luas maupun pekarangan. Beberapa varietas cabe besar yang cocok di lahan luas, greenhouse, dan pekarangan, seperti varietas IPB CH3, Gada, Gada MK, Imperial 10, Anies IPB, dan Seloka IPB bisa menjadi pilihan.

Selain itu, varietas cabe besar lain yang sudah dirilis oleh Menteri Pertanian dapat juga digunakan baik di lahan luas maupun di lahan pekarangan. Beriky beberapa varietas cabe besar unggul:

a. Varietas Cabe Besar IPB CH3

Varietas IPB CH3 adalah varietas unggul hibrida yang dihasilkan Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB. Varietas ini telah dirilis oleh Menteri Pertanian tahun 2010.

Keunggulan varietas IPB CH3 adalah produktivitas tinggi dengan potensi hasil 1,11 kg per tanaman. IPB CH3 mempunyai umur panen lebih cepat (70-80 HST).

IPB CH3 mempunyai bobot, panjang, dan diameter buah sesuai dengan kelas Mutu I menurut standar SNI. IPB CH3 mempunyai tingkat kepedasan tinggi, yaitu 400 x (kadar ycapcsicin 377,66 ppm).

Daya simpan buah pada suhu 27-28° C adalah II 13 hari setelah anen. IPB CH3 mempunyai tingkat stabilitas tinggi dan digolongkan dalam stabilitas dinamis.Varietas ini sangat adaptif terhadap lingkungan optimum.

b. Varietas Cabe Besar Gada F I

Varietas ini cocok ditanam di dataran rendah.Tanaman cabe ini memiliki vigor yang balk dan bertajuk padat.Varietas Gada banyak ditanam di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur yang meliputi Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Sitobondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Keunggulan varietas Gada, di antaranya toleran layu bakteri, umur panen genjah, buah tahan simpan selama 4-6 hari, dan produktivitas tinggi kg/tanaman). Panen pertama tanaman yang memiliki tinggi 80 cm ini adalah 80 HST.

Warna buahnya yang matang, yaitu merah cerah dengan kulit buah berlekuk dan semimengilap. Panjang buah cabe 17 cm, diameter 1,7 cm, dan bobot 12,5 g/buah.Varietas ini baik untuk industri saus.

c. Cabe Varietas Imperial 10 F I

Varietas ini cocok untuk industri sans. Produktivitasnya tinggi, dengan potensi hasil dapat mencapai 31-40 ton/ha.Varietas ini dapat ditanam pada hujan dan kemarau serta dapat beradaptasi dengan balk di dataran rendah.

Panjang buahnya sekitar 14,37-16,17 cm dengan diameter 1,19-1,34 cm. Ciri utama varietas ini adalah mahkota bunga berwarna putih dengan bercak ungu dan buah muda berwama hijau muda.

d. Varietas Cabe Besar Gada MK F I

Varietas ini beradaptasi dengan baik di dataran rendah. Umur panen pertama sekitar 80 hari setelah tanam. Ukuran panjang buah 16,63-17,08 cm dan diameter 1,69-1,75 cm dengan tinggi tanaman 100-120 cm.

Warna buah ketika masak berwarna merah cerah dengan bobot 15,9-16,3 g per buah. Jumlah buah per tanaman sebanyak 86-93 buah.

Bobot buah per tanaman mencapai 1,36-1,51 kg. Daya simpan buah sekitar waktu 6-7 hari setelah panen pada kisaran suhu 25-30° C.

e. Varietas Cabe Besar Anies IPB

Keunggulan varietas cabe Anies IPB adalah produktivitas tinggi dengan potensi e. Varietas cabe besar Anies IPB Keunggulan varietas cabe Anies IPB adalah produktivitas tinggi dengan potensi hasil I kg per tanaman.

Produktivitas ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan potensi varietas bersari bebas, yaitu 500 g/tanaman. Cabe Anies mempunyai bobot, panjang, dan diameter buah sesuai dengan kelas Mutu I menurut standar SNI sena bentuk buah agak lurus, ujung buah agak melengkung dan permukaan buah agak berkerut.

Selain itu keunggulan varietas ini adalah umur panen genjah dan tingkat stabilitas tinggi.Varietas ini dapat beradaptasi balk di dataran rendah.

f. Varietas Cabe Besar Seloka IPB

Keunggulan varietas cabe Seloka IPB adalah produktivitas tinggi dengan potensi hasil 923,19 g/tanaman. Produktivitas ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan potensi varietas bersari bebas, yaitu 500 g/tanaman. Cabe Seloka IPB mempunyai bobot, panjang dan diameter buah sesuai dengan kelas Mutu I.

menurut standar SNI serta bentuk buah lurus dan permukaan buah licin. Selain itu, varietas ini berumur genjah yang dapat dipanen pada umur 65 HST (rata-rata umur panen cabe adalah 75 HST).Varietas ini dapat beradaptasi balk di dataran rendah hingga dataran medium.

Baca Juga : Jenis Cabai Budidaya

Cabe Keriting

Cabe keriting merupakan tipe cabe favorit yang banyak ditanam oleh para petani, Selain harganya yang lebih tinggi, cabe keriting umumnya memiliki daya simpan yang lebih lama sehingga dapat bertahan lama saat dijual.

Beberapa varietas cabe keriting yang cocok di lahan luas, geenhouse, dan pekarangan, yaitu varietas PM 999, Lado F I, dan Pesona IPB.

Varietas cabe keriting lain yang sudah dirilis oleh Menteri Pertanian dapat juga ditanam di lahan luas dan pekarangan.

a. Varietas Cabe Keriting PM 999

Varietas hibrida PM 999 yang sebelumnya bemama TM 999 merupakan varietas hibrida introduksi dari Korea. Varietas cabe keriting hibrida ini memiliki pertumbuhan yang sangat kuat dan kokoh.

Pembungaannya berlangsung terus-menerus sehingga dapat dipanen dalam jangka wak-tu yang relatif panjang.

Tanaman kompak, arsitekturnya balk dan seragam, sena ukuran buah yang relatif stabil. Ukuran buahnya 12,5 cm x 0,8 cm dengan berat buah 5-6 g.

Buahnya padat, berbiji banyak, dan berdaya simpan relatif lama. Rasanya sangat pedas serta cocok untuk digiling dan dikeringkan. Potensi produktiVrtasnya tinggi, yaitu 0,8-1,2 kg.

b. Varietas Cabe Keriting Hibrida Lado Ft

Varietas ini sering disebut keriting hibrida all season (semua musim) karena memiliki kecocokan untuk ditanam pada segala musim serta di berbagai ketinggian yang berbeda.

Tinggi tanaman varietas ini 90-100 cm. Umur panen pertamanya adalah 115-120 hari setelah tanam. Warna buah masak merah tua dengan ukuran panjang mencapai 18 cm dan diameter 0,9 cm. Produktivitasnya dapat mencapai 1,2 kg per tanaman dengan potensi hasil sekitar 20 ton/ha.

c. Varietas Cabe Keriting Yuni IPB

Keunggulan varietas ini adalah produktivitas tinggi dengan potensi hasil I kg/tanaman. Produktivitas ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan potensi varietas bersari bebas, yaitu 500 g/tanaman.

Varietas ini termasuk bersari bebas sehingga harga benihnya relatif murah dibandingkan varietas hibrida, namun produktivitasnya mirip dengan hibrida.

CabeYuni IPB merupakan cabe keriting yang ukuran buahnya sangat panjang dan umur panen genjah. Varietas ini dapat beradaptasi baik di dataran rendah.

Baca Juga : Hama Dan Penyakit Cabai Juga Cara Mengatasinya

Varietas Cabe Rawit

Meskipun tak setenar cabe keriting dan cabe besar, cabe rawit memiliki pangsa pasar tersendir, Ada dua spesies cabe rawit, yaitu Capsicum annuum L dan Capsicum fruteccens beberapa varietas cabe rawit yang cocok di lahan luas maupun pekarangan, yaitu Pelita, Bara, dan Taruna.

Varietas cabe rawit lain yang sudah dirilis oleh Menteri Pertanian dapat juga digunakan di lahan luas maupun pekarangan.

a. Varietas Cabe Rawit Hibrida Pelita

Varietas ini cocok ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi, Tinggi tanaman mencapai 70 cm, Umur panen pertama adalah 100 HST.

Buah muda berwarna hijau. Rasa buahnya sangat pedas. Panjang buah 4 cm dan diameternya 0,7 cm. Potensi produlctivitasnya, yaitu 0,7 kg/tanaman.Varietas ini toleran terhadap penyakit layu bakteri.

b. Varietas Cabe Rawit Bara

Varietas ini termasuk spesies Capsicum annuum L.Varietas Bara cocok ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi.Tinggi tanaman 55 cm. Umur panen pertama 100 HST.

Buah mudanya berwarna hijau muda. Rasa buahnya sangat pedas. Panjang buah 4 cm dan diameter 0,7 cm. Potensi produktivitas, yaitu 0,5 kg/tanaman.Tanaman ini toleran terhadap penyakit layu bakteri.

c. Varietas Cabe Rawit Taruna

Varietas ini termasuk spesies Capsicum frutescensTaruna cocok ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi.Tinggi tanamannya 100 cm. Umur panen pertama adalah 130 HST.

Buah mudanya berwarna putih gading. Rasa buahnya aromatilc Panjang buah 4 cm dan diameter buah 1,1 cm. Potensi produktivitasnya, yaitu 0,5 kg/tanaman.

Sejak tahun 1994 sampai dengan 2015 pemerintah melalui Menteri Pertanian telah melepas 253 varietas cabe, terdiri atas 107 cabe besar (label 1), 103 cabe keriting (label 2), 37 cabe rawit (label 3) dan paprika.

sumber : Buku Panen Cabai Setiap Hari

Tinggalkan Balasan