hama dan penyakit ikan nila
Tips Budidaya

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Nila

Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Nila –Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara pengendalian dan pencegahan hama dan penyakit dalam budidaya ikan nila.

Pada umumnya dalam budidaya ikan nila sangat jarang sekali di temukanya penyakit massal, tidak seperti budidaya ikan mas yang rentan terserang penyakit yang dapat merugikan petani.

Meskipun begitu para petani budidaya ikan nila sangat penting untuk mengetahui bagaimana melakukan pencegahan dan pengendalianya.

Agar dapat mengantisipasi bila hal ini terjadi bagi para petani/pembudidaya.

Berikut jenis hama dan penyakit yang sering terjadi dalam budidaya ikan nila :

Hama Dan Penyakit Dalam Budidaya Ikan Nila

Penyakit :

  • Penyakit Bakteri Aeromonas
  • Penyakit Ekto-Parasit

Hama :

  • Notonecta
  • Larva Cybister

Penyakit Bakteri Aeromonas

Seperti halnya yang umum terjadi pada budidaya ikan, penyakit ini juga dapat menyerang komoditas ikan nila secara massal. Biasanya penyakit ini sering terjadi pada proses budidaya yang menggunakan keramba jaring apung.

Yang di sebabkan oleh bakteri yang di hasilkan dari jaring apung tersebut, terutama pada ikan yang masih berumur kecil.

Dari beberapa kasus, penyakit ini juga di sebabkan dari tempat di mana pembenihan berasal.

Diagnosa Penyakit

Gejala penyakit ini dapat di ketahui melalu pemeriksaan tanda-tanda klinis pada tubuhnya berupa kerusakan di bagian kulit dan biasanya di sertai warna kemerah-merahan di bagian kulit dan pangkal sirip.

Gejala lain adalah timbulnya borok atau luka dan perut gembung yang mengamdung cairan warna kuning kemerahan dam biasanya berbau busuk.

Namun terkadang penyakit ini juga tidak menampakan gejala klinis, teruma bila serangan dari penyakit ini bersifat akut.

Pencegahan Terhadap Penyakit

Beberapa langkah yang perlu di lakukan untuk menghindari penyakit ini aeromonas di antara lain adalah :

  1. Memastikan bibit benih yang benar-benar tidak satupun benih yang terkontaminasi oleh penyakit ini.
  2. Penanganan yang baik saat proses panen atau penebaran untuk menghindari luka yang dapat terinfeksi oleh penyakit aeromonas.
  3. Kepadatan ikan dalam setiap kolam tidak terlalu tinggi.
  4. Meghindari terjadinya stres, salah satunya ialah oksigen yang terlalu rendah.

Pengobatan

Obat yang umum di gunakan untuk menanggulangi jenis penyakit aeromonas berbagai jenis antiobika, seperti oxytetracyxline (OTC) 25-50 mg/kg, chloramphenicole 20-30 mgmg, nifupirinol 5-10 mg/kg dapat di berikan bersamaan dengan pakan selama 5-7 hari.

Jenis obat ini biasanya tersedia di penjual obat-obatan perikanan.

Penyakit Ekto Parasit

Penyakit berjenis parasit yang menyerang khususnya pada proses budidaya ikan yang bermediakan keramba atau jaring apung pada umumnya jarang menimbulkan masalah serius daripada penyakit bakyerial lainya.

Tetapi berbagai jenis penyakit yang umum menyerang proses budidaya ikan air tawar juga terdapat pada media keramba jaring apung, seperti Trichodina, Gyrodactylrus, ichpyopthirus, dan argulus.

Di antara parasit tersebut yang paling membahayakan adalah argulus, yang merupakan kutu air. Sedangkan jenis parasit yang lain hanya dapat meganggu kesehatan ikan nila.

Diagnosa Penyakit

Penyakit parasitik tidak mudah di deteksi dengan kasat mata sebab memiliki ukuran yang sangat kecil, juga tidak memperlihatkan tanda-tanda klinis yamg jelas seperti penyakit bakterial kecuali parasit ichthyopthirus begitu juga dengan argulus.

Parasit ich dapat di lihat yaitu berupa bintik-bintik putih yang menempel di permukaan pada tubuh dan sirip ikan, sehingga juga di kenal sebagai penyakit bintik putih atau white spot.

Sehingga pemeriksaan infeksi parasit pada umumnya harus menggunakan alat mikroskop.

Pencegahan Penyakit Parasit

Seperti halnya penyakit bakterial, hindarkan faktor-faktor penyebab terjadinya ikan mengalami stres seperti penanganan yang buruk, lingkungan jelek yang juga dapat mengakibatkan datangnya penyakit parasit.

Sebelum melakukan penebaran benih di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan terlbih dahulu terhadap ikan-ikan yang sudah terinfeksi penyakit ini.

Yaitu dengan merendam ikan dengan dalam larutan desinfektan , menggunakan formalin 100-150 cc/m³ selama kurang lebih 1 jam.

Sedangkan untuk membebaskan ikan dari argulus dapat di gunakan obat pestisida (Sumithiom, dan Diptex) dengan dosis 2 mg/L selama satu jam atau garam (NaCL) dengan dosis 1-2% selama 3-5 menit demgan pengawasan terhadap ikan bila stres berlebihan.

Pengobatan

Pengobatan terhadapa penyakit parasit pada ikan-ikan yang di peliharaenggunakan media keramba sulit untuk di lakukan, kecuali memilah ikan-ikan yang terinfeksi pada suatu wadah.

Dengan air yang sudah mengandung larutan obat yang di anjurkan.

Hama Ikan Nila

Hama yang pada umumnya menyerang proses budidaya ikan nila juga tidak jauh berbeda dengan hama yang menyerang budidaya jenis ikan-ikan yang lain.

Ada dua hama yang sering menyerang ikan nila, yang tentunya akan sangat meganggu petani – petani pembesaran ikan nila.

Sebagai berikut :

Notonecta

Di kawasan jawa barat notonecta di sebut sebagai bebeasan, karena menyerupai bintik putih seperti beras.

Hama notonecta menyerang ikan-ikan yang masih kecil, bila tidak tanggap dalam menghadapi hama ini, perkembangan notonecta akam sakin banyak dan sulit dalam pengendalianya.

Larva cybister

Hama ini dikenal dengan nama ucrit, lebih mematikan dibanding notonecta. Warnanya kehijauan dan dapat bergerak dengan cepat. Bagian depan terdapat taring untuk menjepit mangsa, sedangkan di bagian belakangnya terdapat sengatan. Ucrit biasanya menyerang benih ikan.

Ucrit menyukai lingkungan kolam yang banyak mengandung material organik. Untuk mencegahnya, bersihkan kolam secara rutin dari gulma dan sampah organik. Bila sudah dewasa akan bermetamorfosis menjadi kumbang yang bisa meloncat antar kolam.

Bahan kimia yang mematikan bagi ucrit, akan mematikan juga bagi benih ikan nila. Oleh karena itu, hama ucrit hanya dianjurkan untuk diberantas secara mekanis dan mengefektifkan pencegahan.

Jawa Tani Media

One Reply to Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Nila

Tinggalkan Balasan