Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Klasifikasi Dan Morfologi – Kacang hijau sebagai salah satu kelompok tanaman palawija dapat dibudidayakan di berbagai lahan seperti lahan sawah irigasi, lahan kering ( tegalan ), sawah tadah hujan dan di lahan pasang surut.

Oleh karena itu. pengembangan luas areal penanaman kacang hijau bisa dilakukan sampai di lahan berproduksi rendah. Namun, penggunaan teknologi harus diselaraskan dengan daya dukung lingkungan setempat.

Cara bercocok tanam, penggunaan varietas unggul, pemupukan, pengairan, serta pengendalian hama dan penyakit merupakan lima unsur teknologi intensifikasi yang dapat meningkatkan produksi kacang hijau.

Kegiatan pasca panen merupakan upaya menyelamatkan hasil panen agar mutu komoditas dapat tetap dipertahankan. Semua unsur teknologi tersebut diuraikan secara rinci, jelas, dan mudah dipahami. Selain itu, analisis kelayakan usaha tani untuk bahan pertimbangan ekonomi juga dipaparkan sebagai pelengkap.

Silahkan Baca : Cara Menanam Kacang Hijau Panen Berlimpah

Klasifikasi Tanaman Kacang Hijau

Dalam ilmu tumbuhan, tanaman kacang hijau diklasifikasikan sebagai berikut: Divisio (divisi) : Spermatophyta (tanaman berbiji).

Subdivisio (sub divisi) : Angeaspermae (biji berada dalam buah).

Clas (kelas) : Dicotyledoneae (biji berkeping dua).

Ordo (bangsa) : Leguminales.

Familia (suku) : Leguminoceae (kacang-kacangan).

Subfamilia : Papillionoideae.

Genus (marga) : Phaseolus.

Spesies (jenis) : Phaseolus Aurus atau Phaseolus Radiatus L.


Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Tanaman kacang hijau tergolong ke dalam golongan tanaman palawija (tanaman pangan). Tanaman kacang hijau membentuk polong dan tanaman berbentuk perdu atau semak.

morfologi tanaman kacang hijau

Keterangan:

a. Polong kacang hijau.

b. Helai daun, berdaun majemuk yang bersusun tiga helaian

c. Bunga kacang hijau berbentuk menyerupai kupu-kupu.

d. Batang daun utama.

e. Bintil akar.

f. Akar tunggang.

g. Cabang akar.

h. Tunas.

i. Tangkai daun.

Secara morfologi, bagian atau organ-organ penting tanaman kacang hijau adalah sebagai berikut:

Akar

Perakaran tanaman kacang hijau tersusun atas akar tunggang, akar serabut, dan akar lateral, Akar tunggang merupakan akar primer yang tumbuh paling awal dart benih yang tumbuh.

Akar tunggang tumbuh ke pusat bumi mencapai kedalaman 1m lebih. Akar lateral merupakan akar sekunder atau cabang-cabang akar yang tumbuh pada akar primer. Akar sekunder ini tumbuh terse bar menyam ping (horizontal) dekat dengan permukaan tanah dengan lebar mencapai 40 cm lebih.

Akar serabut merupakan akar-akar rambut yang tumbuh pada akar lateral. Perakaran kacang hijau dapat membentuk bintil akar (nodule). Bintil-bintil akar tersebut terdapat pada akar-akar lateral.

Di dalam bintil akar hidup bakteri Rhizobium Japonicum yang dapat mengikat zat nitrogen dart udara yang kemudian dapat dig unakan untuk pertumbuhan tanaman. Akar kacang hijau mulai membentuk bintil sekitar 2 minggu setelah benih ditanam.

Akan tetapi, pada tanah-tanah yang belum pernah ditanami jenis tanaman kacang-kacangan dan bakteri Rhizobium Japonica tidak terdapat dalam tanah, maka perakaran kacang hijau tidak dapat membentuk bintil akar. Bintil-bintil akar mulai aktif mengikat nitrogen dart udara pada saat node kedua atau ketiga sudah terbentuk.

Baca Juga : Peluang Usaha Budidaya Kacang Hijau


Batang

Batang tanaman kacang hijau mengayu, berbatang jenis perdu (semak), berambut atau berbulu dengan struktur bulu yang beragam, berwarna cokelat muda atau hijau. Batang berukuran kecil dan berbentuk bulat, ketinggian batang antara 30 cm-100 cm.

Batang bercabang menyebar ke semua arah. Banyaknya cabang setiap tanaman tergantung pada varietas dan kepadatan populasi tanaman. Jika kepadatan tanaman rapat (jarak tanam rapat), maka cabang yang tumbuh berkurang atau bahkan tidak tumbuh cabang sama sekali.

Cabang tanaman dapat berfungsi menggantikan batang utama yang rusak untuk melanjutkan pertumbuhan dan meningkatkan hasil. Cabang pertama tumbuh dari ketiak node pertama dan setiap cabang tumbuh daun, node, tunas, bungs. dan polong seperti halnya pada batang utama.


Daun

Tanaman kacang hijau berdaun majemuk yang bersusun 3 helaian anak daun setiap tangkai. Daun berbentuk lonjong dengan bagian ujung runcing. Daun berwarna hijau sampai hijau tua dengan permukaan daun mempunyai struktur bulu yang beragam, tergantung dari varietasnya.

Daun juga memiliki ukuran yang beragam, tergantung dari varietasnya. Kedudukan daun tegak dan daun memiliki tangkai utama.

Tangkai daun hijau agak merah, berbulu jarang, permukaan bawah daun hijau di atasnya merah tua kehijauan, ulat daun merah tua kehijauan (Var. Bhakti), urat daun berwarna merah, permukaan atas berwarna merah tua kehijauan, permukaan bawah berwarna hijau (Var.

Daun permukaan atas berwarna merah tua kehijauan, permukaan bawah hijau tua, urat daun merah (Var. Artaijo), daun berwama hijau, tangkai daun hijau (Var. Manyar, Nuri, Merak. Betet. Gelatik), hijau muda (Var. Walet, Parkit).

contoh daun kacang hijau


Bunga

Bunga tanamam kacang hijau berbentuk menyerupai kupu-kupu dengan mahkota bunga berwama kuning keabu-abuan atau kuning muda. tergantung varietasnya. Bunga ini termasuk bunga sempurna atau berkelamin dua (hermaphrodit), yaitu setiap bunga terdapat benang sari (sel kelamin jantan) dan kepala putik (sel kelamin betina).

Bunga bersifat bilateral simetri (zygomorphus). Bunga tanaman kacang hijau tumbuh secara berkelompok dan muncul pada setiap ketiak daun (ruas-ruas batang).

Pada umumnya bunga tanaman kacang hijau melakukan penyerbukan sendiri. Penyerbukan bunga terjadi sebelum bunga mekar (mahkota bunga masih tertutup), sehingga kemungkinan terjadi kawin silang secara alami sangat kecil.

Bila telah terjadi penyerbukan secara sempuma, maka bunga akan berkembang menjadi buah (polong). Namun. tidak semua bunga yang menyerbuk dapat menjadi buah.

Bunga tanaman kacang hijau berukuran kecil, terdiri atas tangkai bunga/tangkai kelopak, kelopak bunga, mahkota bunga (daun mahkota), benangsari. kepala putik.


Buah

Buah kacang hijau berbentuk polong yang panjangnya 6-15 cm, wama polong hitam. Polong kacang hijau tersusun bersigmen-sigmen yang berisi biji. Jumlah biji dalam satu polong bervariasi antara 6-16 buah, tergantung pada panjang polong.

Pada polong yang berukuran panjang, jumlah bijinya lebih banyak jika dibandingkan dengan polong yang pendek. Polong yang telah kering mudah pecah dan mengeluarkan biji-bijinya.

Polong kacang hijau terbentuk di setiap pangkal cabang, jika kondisi pertumbuhan tanaman balk. polong yang terbentuk dapat menghasilkan biji yang penuh.

contoh buah kacang hijau

Keterangan:

RI: bunga.

R3: mulai pembentukan Wong.

R4: berpolong penuh.

R5: pengisian biji.

R8: biji te1ah memenan rongga polong.

R7: pemasakan pciong.

Baca Juga : Hama Kacang Tanah Dan Cara Mengatasinya

 Penyakit Kacang Hijau Dan Cara Pengendalianya


Biji

Biji berbentuk bulat kecil berwama hijau sampai hijau gelap. Warna tersebut merupakan warna dari kulit bijinya. Biji kacang hijau berkeping dua dan terbungkus oleh kulit. Bagian-bagian biji terdiri dari kulit, keping biji, pusar biji (hilum). dan embrio yang terletak di antara keping biji.

Pusar biji atau hilum merupakan jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Keping biji mengandung makanan yang akan digunakan sebagai makanan untuk calon tanaman yang sedang tumbuh.

Tinggalkan Balasan