Cara Merawat Ikan Koi

Cara Merawat Ikan Koi – Koi mempunyai daya tahan yang cukup rentan terhadap hama serta penyakit dan lingkungannya, Oleh karena itu perlu di perhatikan nya perawatan yang cukup intensif dari pada jenis ikan air tawar lainnya.

Ikan koi sendiri merupakan salah satu satu jenis ikan hias air tawar yang cukup pra penghobinya, berbagai kontes-kontes nasional bahkan internasional sudah sangat sering sekali di selanggarakan dalam berbagai event.

Di mana adalah salah satu kebanggan tersendiri bagi sang penghobi jika memiliki ikan dengan penilaian terbaik yang di berikan oleh juri tentunya.

Perawatan pada ikan hias koi akan terbilang cukup mudah ketika sudah cukup paham dengan langkah langkah penting yang perlu di perhatikan.

Pada umumnya pemeliharaan di kolam maupun di aquarium ikan koi dapat tumbuh besar hingga umur 25 sampai 30 tahun lamanya. Semakin tua ikan hias satu ini dan semakin indah corak wrnanya pada kategori jenis ikan tertentu akan memiliki harga yang fantastis.

Pada umumnya ikan Koi dapat dipelihara di akuarium atau di kolam.

 

Pada kesempatan kali ini jawatani akan berbagi kepada anda bagaimana cara perawatan yang baik untuk ikan koi peliharaan anda agar tetap sehat. Sebagai berikut :

Cara Merawat Ikan Koi Di Aquarium Dan Kolam

perawatan ikan koi

Dalam hal perawatan ikan hias jenis ini bisa di bilang gampang gampang susah dalam merawatnya agar tumbuh sehat dan kosisten dengan keindahanya.

Berikut langkah-langkah penting dalam merawat atau memelihara ikan koi:

Ukuran Aquarium Atau Kolam

Pastikan ukuran pada aquarium yang anda gunakan sesuai dengan kepadatan/jumlah ikan koi yang anda miliki.

Terkait seperti kedalaman dan lebar aquarium, Pada umumnya ukuran aquarium tidak memilki ukuran patokan khusus.

Untuk ikan koi yang berukuran 10-20 cm setidaknya memiliki lebar 40-50 cm dengan kepadatan rata-rata 5-8 ekor saja dengan kedalam 1 meter.

Dan untuk ikan yang berukuran 30-50 cm anda dapat menggunakan lebar aquarium 1,5-2,5 Meter dengan kepadatan ikan 4-10 ekor dengan kedalaman kolam 1 meter.

Ukuran di atas juga dapat di terapakan dalam pemeliharaan ikan koi di kolam.

Selebihnya anda dapat menyesuaikan atau mengira-ngiranya sendiri dengan memperhatikan psikolgis ikan dalam menyesuaikan ukuran aquarium.

Pengendapan Air Sebelum Di Gunakan

Pengendapan aquarium ataupun kolam berguna untuk menyesuaikan suhu air dan juga menghindari zat zat berbahaya yang dapat menyebabkan kematian pada ikan koi anda.

Lakukan pengendapan dengan cara mengendapakan air selama 1-2 hari yang akan  gunakan, sebelum memasukkan ikan.

Khusunya pada kolam atau aquarim yang masih baru akan di gunakan. ataupun juga saat di lakukannya pergantia air pada kolam maupun akuarium.

Hal ini berguna untuk mencegah timbulnya stress yang berlebih pada ikan peliharaan anda.

Dimana ketika stres ikan akan menjadi rentan terserang penyakit dan dapat mengurangi nafsu makan sehingga dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga : Cara Pemijahan Ikan Lele Untuk Mendapatkan Bibit Yang Berkualitas

Penetralan Air Dengan Garam

Berikan satu sendok garam dapur atau garam ikan yang biasanya tersedia di toko toko ikan hias ataupun perikanan.

1 sendok garam untuk ukuran aquarium/kolam 40-50 cm, dan 2-3 sendok garam untuk 1,5-2,5 meter.

Anda juga dapat memberikan obat biru/Methylin Blue untuk membunuh bakteri2 yang ada. Obat biru dapat di berikan setiap 2 minggu sekali atau setiap pergantian air.

Menjaga Kebersihan Aquarium/Kolam

Akuarium harus dirawat dengan membersihkannya. Akuarium tidak harus dibersihkan seminggu sekali atau sebulan sekali tetapi disesuaikan dengan kondisi akuarium.

Bahkan apabila akuarium sering di kuras akan mengganggu ketenangan koi. Air dapat dikuras dengan menggunakan selang plastik yang panjang.

Pembersihan dasar kolam dapat dilakukan dengan cara memasukkan hewan pemakan bangkai atau sisa-sisa makanan seperti ikan sapu, lele atau siput.

Yang tak kalah pentingnya, situasi alamiah perlu diciptakan agar ikan tidak gelisah seperti di tempat asing.

Dasar akuarium juga perlu dilengkapi dengan topografi yang berbentuk lereng atau lembah yang bahannya disusun dari batu-batu kerikil atau koral teks.

Tumbuhan Air dan Aerator

Tumbuhan air berguna untuk menambah kadar oksigen pada kolam maupun aquarium dan juga untuk menambah keindahan pesonanya.

Keberadaan tumbuhan dalam akuarium sangat penting, yaitu sebagai penyeimbang antara gas gas oksigen (0,) di dalam air.

Semakin tinggi kandungan O, dalam air, semakin baik pula pertumbuhan ikan di dalamnya. Tetapi apabila air banyak mengandung CO, maka ikan karbondioksida (CO.) dan

Selain tumbuhan, aerator juga berperan penting dalam menjaga kandungan O, dalam air. Sedangkan ukuran aerator dapat disesuaikan dengan ukuran akuarium.

Sinar Matahari

Dalam hal ini, matahari dapat digunakan untuk membantu proses fotosintesis tumbuhan dalam akuarium.

Oleh karena itu, akuarium yang berada di dalam rumah sebaiknya diletakkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari secara langsung.

Di samping membantu proses fotosintesis, sinar matahari juga dapat membantu menumbuhkan warna ikan.

Akan tetapi dengan syarat, sinar matahari tersebut tidak terus-menerus sepanjang hari.

Sinar matahari dapat di gantikan dengan beberapa lampu penerang yang biasanya tersedi di beberapa toko ikan hias untuk penerangan aquarium maupun kolam.

Lampu yang baik untuk akuarium ada- lah lampu neon atau TL dengan warna yang disukai karena sinar lampu tersebut.

Sinar lampu/matahari berguna untuk menyinari seisi aquarium dan kolam yang memiliki beberapa manfaat, dia antaranya menumbuhkan planktoon alami sebagai pakan tambahan untuk ikan anda.

Pemasangan Filter

Agar air selalu dalam keadaan bersih, maka perlu dipasang filter. Filter ini berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran ikan dan sebagainya yang telah bercampur dengan air akuarium supaya air kembali menjadi bersih dan jernih.

Lakukan pembongkaran filter pada jangka waktu tertentu, untuk membersihkan sampah sampah ataupun limbah bekas makanan ikan. dengan kata lain perawatan filterisasi.

Menjaga Kualitas air

Sesuatu yang harus diperhatikan oleh penakar atau hobiis ikan adalah kualitas air, karena kualitas air sangat memengaruhi keberhasilan pemeliharaan koi.

Kualitas air yang tidak terkontrol menyebabkan warna koi pucat dan memudar, minimnya oksigen, bahkan keracunan.

Struktur dan kelengkapan kolam memengaruhi kualitas air. Struktur kolam yang baik harus dilengkapi dengan saluran pemasukan dan pembuangan air (drainase).

Adapun cara menjaga kualitas air adalah sebagai berikut:

Menjaga kebersihan kolam Agar kebersihan kolam terjamin, dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut.

1) Saluran pemasukan air harus diberi saringan air berupa bak filter berisi batu, tempat sarang bakteri (biobal filter) arang dan zeonit.

2) Sebaiknya lokasi kolam tidak terkena sinar matahari terus menerus secara langsung karena dapat memicu tumbuhnya alga secara pesat.

3) Water pump berkapasitas 25 menit/liter dapat digunakan untuk mengerakkan sirkulasi air.

Dengan cara ini, dapat memudahkan pembersihan kolam, yaitu dengan membersihkan filter dan bak filter.

Mengganti air secara rutin Penggantian air dimaksudkan agar zat-zat beracun dari sisa-sisa makanan dapat hilang.

Penggantian air ini dapat dilakukan 1 minggu atau 2 minggu sekali tergantung pada keadaan kolam.

Air kotor dalam kolam dapat diberikan yang obat berupa aquadien atau aquavital untuk mengikat kotoran agar menggumpal sehingga mudah disedot oleh pompa.

Obat tersebut ada yang cair dan ada yang bubuk.

Pemberian Pakan Ikan Koi

Koi disimpan karena warna cemerlang mereka dan cara mereka bermain-main terlihat mempesona.

Pigmen dan kesehatan mereka secara keseluruhan sangat dipengaruhi oleh cara mereka diberi makan.

Jika Anda memberi mereka makan dengan benar, Anda akan mendapatkan hasil yang bagus, tetapi faktor terpenting yang harus dipertimbangkan saat memberi makan koi adalah jenis dan jumlah makanan yang Anda berikan kepada mereka.

Ada banyak sumber potensial untuk makan koi. Mengingat hal itu, Anda harus memberi mereka makanan yang bervariasi dari berbagai jenis makanan.

Mereka biasanya diberi makan dengan pelet dan tongkat mengambang Namun, mereka juga menyukai makanan hidup seperti cacing darah dan udang sungai.

Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan adalah memberi makan koi secara berlebihan.

Ada beberapa efek negatif yang disebabkan oleh pemberian makanan berlebih seperti air tercemar ikan berlebih saat makanan sisa hancur di bagian bawah kolam Anda.

Mengingat hal ini, Anda harus memberi Anda ikan koi cukup makanan untuk dimakan dalam lima menit.

Jika ada yang tersisa setelah dimakan, pastikan untuk memberi mereka lebih sedikit makanan di lain waktu.

Makanan yang dibutuhkan untuk koi Anda sangat bervariasi tergantung pada suhu air mereka makan lebih banyak jika suhu air lebih tinggi, dan sebaliknya.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Guppy

Kesimpulan Tips Merawat Ikan Koi Peliharaan Anda

Nah tips-tips di atas adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam melakukan perawatan ikan koi anda untuk tetap mendapatkan kualitas yang sehan dan juga baik.

Untuk terus mengikuti informasi informasi lainya dari jawatani silahkan follow/ikuti fanspage forum “Jawatani Media”

1 Comment

  • Terimakasih postingan ini sangat bermanfaat, kebetulan saya lagi suka suka nya sama ikan koi. Jadi ingin tau lebih lanjut soal perawatannya. Kalo bisa perbanyak lagi postingan tentang ikan hias koi nya….salam petani.

Tinggalkan Balasan