Cara Menanam Kacang Panjang

Cara Menanam Kacang Panjang – Kacang Panjang merupakan salah satu jenis tanaman sayur-sayuran yang cukup mudah untuk di budidayakan. Biasanya para petani menanam kacang panjang sebagai pergantian musim tanam setelah tanaman pokok  berakhir masa panennya. Dan juga untuk memulihkan kandungan nitrogen pada tanah.

Selain itu tanaman kacang panjang juga cukup efektif untuk di tanam di sela – sela tanaman pokok, Maksudnya tanaman jenis ini bisa di tanam secara bersamaan dengan tanaman pokok.

Walaupun kebanyakan para petani memanfaatkan tanaman ini sebagai tanaman sela, kacang panjang juga sangat potensial secara ekonomi.

Di lihat dari kebutuhan pasar pada setiap daerah yang terkadang belum cukup memenuhi, walaupun harga kacang panjang cukup stabil di beberapa pasar.

Nah pada ulasan kali ini jawatani akan mengulas secara lengkap bagaimana cara menanam atau budidaya kacang panjang hingga panen silahkan. Simak di bawah ini

Cara Menanam Kacang Panjang Dari Perawatan Hingga Panen

Sebagai sayur mayur yang kaya akan gizi dan bernustrisi tinggi pada sejak dahulu hingga sekarang kacang panjang sering di gunakan sebagai lalapan saat makan nasi.

Selain itu kacang panjang juga dapat mencegah beberapa penyakit seperti kanker,gangguan saluran kencing dll. Jadi kacang panjang termasuk tanaman yang cukup potensial untuk di budidayakan.

Selain itu budidaya kacang panjang termasuk golongan tanaman sayur mayur yang cukup mudah untuk di budidayakan, tidak mudah terserang penyakit dan juga perawatan yang tidak terlalu rumit tak seperti hal sayur mayur lainya.


Berikut ini beberapa tahap yang perlu di perhatikan dalam menanam kacang panjag :

Pengolahan tanah

Pengolahan tanah di lakukan dengan cara di bajak atau di cangkul dan bentuk berupa bedengan selebar 70 cm hingga 80 cm dengan ketinggian 20cm hingga 30cm, Jarak antar bedengan di bikin kira kira 40cm sampai 50cm.

Penggemburan tanah juga perlu di lakukan agar perakaran dapat tumbuh dengan baik. Pemupukan dasar atau pemberian pupuk sebelum di tanam bisa menggunakan pupuk kompos ataupun pupuk kandang seperti kotoran sapi, kambing, kerbau dan juga ayam.

Untuk kotoran ayam di anjurkan untuk mencampurkan nya dengan pupuk kandang lainya seperti kotoran sapi, kambing, maupun kerbau.

Sangat tidak di anjurkan pemupukan yang hanya menggunakan kotoran ayam saja, campurkan kotoran ayam dan pupuk kandang lain nya dengan perbandingan 1:1.

Jumlah pupuk dasar yang di gunakan di anjurkan sekitar 20 to setiap hekatare nya. Bisa juga dengan menambahkan sedikit pupuk kimia seperti urea dan lain lain.

Setelah pemupukan dasar di lakukan hendaknya di biarkan terlebih dahulu 4 sampai 5 hari sebelum di tanam.

Pengolahan tanah atau pembuatan bedengan dan juga penggemburan tidak perlu di lakukan bila lahan yang sudah di gunakan merupakan bekas tanam sebelumnya dan masih terlihat gembur.


Tahap Penanaman Benih

Penanaman benih dilakukan tampa persemaian sebab kacang panjang lebih efektif ditanam secara langsung di lokasi lahan dari biji, Sedangkan untuk pemilihan benih yang bagus bisa di lihat dari tampilan benih yang terbentuk sempurna.

Pemilhan benih unggul juga bisa di dapatkan di toko toko pertanian terdekat atau di toko online juga sudah banyak tersedua varietas unggulan yang bisa di gunakan.

Jarak tanam tidak kurang dari 40 cm x 30 cm, buat lah lubang dengan cara di tunggal dengan menggunakan sebatang kayu atau dengan alat lainnya yang sejenis.

Tanamkan benih dengan jumlah 2 sampai 3 biji benih pada setiap lubang,timbung dengan sedikit tanah dan beri sedikit tekanan pada permukaan agar ketika saat melakukan penyiraman tidak berserakan ke luar lubang tanam.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Rawit


Penyiraman Atau Pengairan

Setelah benih di tanam lakukakan penyiraman pada permukaan tepat pada setiap lubang tanam. penyiraman atau pengairan selanjutnya di lakukan secara berkala bisa di lakukan dengan cara mennggenangi air pada lahan.

Dan penyiraman di lakukan layak nya seperti menyiramai tanaman lain nya. Pengairan atau penyiraman tak perlu di lakukan pada musim penghujan.

Lakukan penyiraman bila tanah terlihat kering, dan jika pada musim panas sebaik nya penyirman di lakukan setiap hari pada waktu pagi hari atau sore hari.

Media penyiraman bisa berupa gembor siram tanaman atau ember dan juga selang yang di aliri air dengan mesim.


Pemupukan Susulan

Lakukan pemupukan susulan kira kira setelah umur tanaman 10 sampai 20 hari setalah benih di tanam, Sebaiknya untuk pemupukan pertama takaran pupuk jangan terlalu banyak apalagi pupuk yang di gunakan berupa pupuk kimia.

Ada beberapa pupuk yang bisa di gunakan seperti pupuk kompos dan juga pupuk kimia lain nya seperti urea atau NPK.

Jika menggunakan pupuk kompos tabur pupu pada sekitar tanaman kemudiaan timbun dengan sedikit tanah dari parit bedengan sekaligus bertujuan untuk meninggikan bedengan dan juga memperkuat perakaran.

Bila pada saat musim penghujan di anjurkan untuk tidak menggunakan pupuk kimia yang kandungan nitrogen terlalu tinggi atau bisa juga menggunakan pupuk tanpa kandungan nitrogen pada saat penghujan, Pupuk MKP mmisal nya.

Hal ini di karenkan pada saat musim hujan kandungan nitrogen bebas pada tanah sangat tinggi yang jika berlebihan pada akan berdampak buruk pada tanaman.


Pengajiran Atau Lanjaran

pengajiran kacang panjang

Pengajiran atau lanjaran merupakan pemasangan sebilah kayu atau bambu panjang sekitar 2 meter yang di tancap kan pada setiap lubang tanam dan sepanjang bedengan, di mana lajaran berfungsi untuk pelilitan tanaman kacang panjang.

Tancap lanjaran di dekat lubang tanam dengan jarak 6-10 cm agar tidak merusak perakan tanaman, kemudian gabungkan pucuk lenjeran dengan cara di ikat dengan tali rafia atau sejenisnya.

Sisakan sedikit pucuk lanjeran dengan bentuk seperti huruf x pada ujung yang di ikat.

Berguna untuk tempat di letakkan nya kayu atau bambu melintang di atas nya agar lanjeran bisa menyatu dan lebih kokoh.


Pengendalian Gulma

Gulma atau rerumputan perlu di bersihkan jika telah cukup memenuhi bedengan tanam, Dan sekiranya akan meganggu pertumbuhan tanaman.

Lakukan pencambutan atau penyiangan dengan tangan secara langsung ataupun menggunakan alat berupa arit kecil.

Jika di lakukan dengan tangan, gulma atau rumput akan lebih lama untuk tumbuh, karena rumput akan tercabut sekaligus dengna akar akarnya.

Dan ini akan menjadi lebih efektif dari pada menggunakan arit atau semacamnya. Dalam pengendalian gulma sebaiknya jangan menggunakan herbisida racun rumput ini bisa membahayakan kelangsungan hidup tanaman utama.

P engendalian gulma wajib untuk di lakukan karena dapat meganggu petumbuhan tanaman dan terjadinya persaingan dalam mendapatkan sumber unsur hara.


Pencegahan Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit akan dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar dalam budidaya kacang panjang ataupun jenis tanaman lain nya, Bahkan bisa mengalami gagal panen.

Oleh sebab itu di perlukan nya pencegahan dalam hal ini, dengan cara salah satunya adalah menggunakan benih yang harus di pastikan benar benar benih berkualitas.

Jika terlihat tanaman yang sudah ter serang penyakit menular dan sekiranya akan membahayakan tanaman lain nya segera cabut dan buang jauh jauh atau di kubur dalam tanah maupun di bakar.


Untuk pengenalan jenis jenis hama dan penyakit silahkan baca ulasan berikut ini :

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Salah satu faktor mengalami gagal panen oleh kebanyakan para petani dalam budidaya kacang panjang. Hama yang sering menyerang di antara nya sebagai berikut:

  • Kutu hitam dan kutu putih, menghisap cairan pada daun sehingga mengakibatkan bercak kuning pada daun. Pada gilirannya akan menganggu proses fotosintesis daun sehingga produksi tidak maksimal.

 

  • Kepik daun, mengakibatkan lubang-lubang pada daun dengan bentuk yang tidak beraturan.

 

  • Penggerek polong, pada polong muda akan tampak lubang-lubang kecil dan bijinya habis dimakan. Pada polong tua akan ditemukan bercak-bercak coklat dan didalamnya terdapat ulat hijau beserta kotorannya.

 

  • Ulat grayak, menyerang seluruh bagian tanaman yang terdapat dipermukaan tanah. Serangan bisa hebat dan meluas hingga menghabiskan seluruh areal tanaman.

Untuk penyakit yang sering menyerang kacang panjang biasanya penyakit karat dan bercak daun, Namun bisanya kacang panjang lebih sering terserang oleh hama dari pada penyakit.

Penagana hama dan penyakit bdalam menanam kacang panjang bisa menggunakan pestisida yang pada umumnya di pakai oleah para petani untuk tanaman sayuran lain nya.

Baca Juga : Hama Dan Penyakit Kacang Tanah Dan Pencegahannya


Tahap Panen Kacang Panjang

Setlah umur 45 sampai 50 hari jika mendapatkan perawatan dan tubuh dengan optimal kacang panjang biasanya sudah bisa di panen.

Ciri – ciri buah kacang yang biasanya siap untuk di petik, sudah berukuran cukup besar dan berwarna hijau muda keputihan.

Dalam masa satu priode penanaman biasanya kacang panjang bisa 15 sampai 18 kali panen. Pada umumnya kacang panjang dengan sistem perawatan dan juga jenis benih atau varietas unggulan bisa mendapatkan hasil 35 ton perhektare nya.

Sekian sampai di sini ulasan tentang cara budidaya atau menanam kacang panjang semoga bermanfaat, jika ada yang di tanyakan atau masukkan terkait ulasan di atas Silahkan berkomentar… 🙂

Tinggalkan Balasan