Budidaya Ikan

Cara Budidaya Ikan Guppy Hobi Menjadi Uang

Cara Budidaya Ikan Guppy. Ikan guppy dikenal sebagai ikan hias yang hidup di perairan darat. Ikan tersebut hidup berkoloni. Dalam koloninya, ikan guppy dapat berkembang biak dengan cepat.

Seringkali ikan ini juga disebut Ikan Seribu (Million Fish), karena perkembangan yang cepat dalam sekali pembuahan dapat melahirkan burayak (anak ikan) antara 2 sampai 100 ekor.

Di samping pembiakan yang mudah sekaligus kehidupan yang mudah berkoloni itu, ikan guppy mulai diminati banyak orang. Bentuk dan warna ikan guppy yang menarik tidak kalah sebagai ikan hias perairan tawar.

Sehingga dapat menjadi peluang usaha budidaya ikan guppy. Berikut cara budidaya ikan guppy yang bisa diperhatikan dan dilakukan untuk membuka peluang usaha atau sekedar ingin mengoleksi jenis ikan hias tersebut.

Cara Budidaya Ikan Guppy

Meskipun ikan guppy termasuk ikan hias yang berukuran mini, yakni 4 sampai 6 cm panjang rata-rata ikan betina, dan 2 ½ sampai 3 cm rata-rata ukuran ikan jantan. Ikan ini tetap membutuhkan wadah yang cukup besar. Wadah baskom atau aquarium yang dipakai untuk ukuran 40 x 40 x 60 cm sebaiknya ini digunakan untuk maksimal kira 50 ekor ikan ekor guppy. Jika ikan berkembang biak lebih banyak, maka sediakan lebih dari satu wadah.

Cara budidaya ikan guppy dengan menyediakan lebih banyak tempat tersebut, bukan tanpa alasan. Selain agar menghindari kepadatan habitat dan asupan nutrisi pada ikan, panjang usia ikan guppy juga dapat dipengaruhi oleh penyediaanwadah sebagai habitat. Pada kasus ditemui bahwa ikan guppy usianya pendek.

Padahal ikan guppy termasuk ikan hias liar yang mudah beradaptasi. Hal tersebut karena wadah budidaya tidak memberikan suhu habitatnya.

Oleh karena itu, tempat yang disediakan ada yang perlu dibedakan. Wadah dengan fungsinya masing-masing, meliputi pemisahan induk (minimal 2 wadah), tempat pemijahan (minimal 1 wadah), tempat penetasan (minimal 1 wadah), dan tempat pendederan (minimal 1 wadah).

Jumlah minimal tersebut menyesuaikan berapa jumlah ikan dalam wadah. Jangan sampai ikan membuat ikan sesak.

Wadah indukan dengan wadah burayak jangan dijadikan satu. Meskipun ikan guppy memakan zooplankton, atau biota dasar danau, ikan tersebut juga dapat memangsa burayak.

Pemangsaan tersebut karena burayak lebih kecil tubuhnya. Cara budidaya ikan guppy ini agar perkembangbiakan dapat maksimal.

Perhatikan Suhu Habibat Ikan Guppy

Perlengkapan tambahan dalam membudidayakan ikan tentu sangat banyak. Tidak cukup hanya dengan membedakan wadah atau menyediakan wadah yang sangat banyak.

Untuk mengganti air atau memindahkan ikan guppy, diperlukan perlengkapan seperti selang dan paralon, pompa air, dan jaring.

Beberapa perlengkapan tersebut sebagai modal perawatan ikan guppy, supaya cara budidaya ikan guppy yang dilakukan lebih lama usianya.

Usia ikan guppy di perairan lepas dapat mencapai usia 1 sampai 3 tahun. Sebab ikan guppy dapat bermigrasi untuk menyesuaikan suhu tubuh dengan lingkungan yang ditinggali.

Sedangkan jika dipelihara atau bahkan dibudidaya, maka ruang perpindahan akan sangat terbatas. Baik segi udara, suhu, maupun pakan yang semakin berkurang akan membuat ikan lebih cepat stress.

Perlengkapan yang telah disebutkan tentu telah diketahui pemakaian dan fungsinya masing-masing.

Hanya ada cara budidaya ikan guppy dengan memperhatikan pemakaian perlengkapan dan wadah yang digunakan.

Caranya ialah ketika Anda memindahkan ikan guppy perhatikan betul suhu air dalam wadah barunya harus sama dengan wadah lama.

Ikan guppy biasanya hidup di perairan bersuhu 250 sampai kira-kira 280 C.

Untuk memindahkan ini dapat menggunakan jarring. Tapi biasanya akan ada kejut pada ikan jika suhu berbeda.

Untuk meminimalkan hal tersebut, cara lain yang dapat dilakukan ialah memindahkan ikan beserta air yang sebelumnya ditinggali.

Secara perlahan air lama ini ditransfusikan dengan air baru untuk menyesuaikan suhu. Cara budidaya ikan guppy semacam ini agar ikan tidak mudah stress karena perubahan suhu.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok

Perhatikan Nutrisi dan Kualitas Air

Memperhatikan nutrisi ikan guppy sangat penting agar ketahanan hidup semakin lama. Ikan guppy memang termasuk dalam golongan omnivora, pemakan segala, baik tumbuhan maupun hewan.

Untuk nutrisi buatan. ikan guppy bisa diberi makan pellet yang biasa didapatkan di toko ikan hias. Atau jika ingin nutrisi alami dan berprotein tinggi, ikan guppy dapat diberi makan cacing sutra yang bisa ditemukan di sungai berlumpur dan berhumus.

Selain itu, pakan ikan guppy juga bermacam-macam. Yakni cacing renik (microworm), daphnia magna (kutu air), grindal worm (cacing renik yang lbih besar daripada microworm), artemia (pakan alami esensial untuk larva ikan dan udang, tapi biasanya lebih mahal karena berbentuk telur, jentik nyamuk, blood worm (cacing darah), dan ganggang. Jenis makanan tersebut mudah didapatkan di toko ikan, atau mencari di lingkungan sekitar Anda.

Tidak hanya memberi pakan yang cukup. Cara budidaya ikan guppy juga harus memperhatikan kualitas air yang digunakan. Sebelumnya telah dijelaskan mengenai wadah pemeliharaan ikan guppy yang dapat Anda jadikan patokan. Namun sebelum memasukkan ikan ke dalam wadah yang telah berisi air, sebaiknya diusahakan air dalam wadah atau aquarium telah diendapkan paling tidak 2 hari. Hal ini tidak lain supaya Anda tahu apakah air yang dipakai benar-benar bersih.

Sistem aeresi pada aquarium yang baik, dan tidak terlalu kuat dapat memberikan ruang yang nyaman bagi ikan guppy. Sebab sistem aeresi yang kuat dapat merusak ekor, akibat tersedot sistem. Paling tidak air yang digunakan diganti dalam jangka seminggu sekali harus sudah diganti. Air yang keruh akan mengurangi hirup oksigen pada air. Dalam penggantian air, jangan semuanya dibuang. Sebab mempengaruhi suhu PH air.

Cara budidaya ikan guppy terkait penggantian air ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama dalam mengganti air, sisakan 1/3 air lama yang digunakan ikan guppy pada wadah. Kemudian, tambahkan air baru dalam aquarium secara perlahan agar ikan tidak terkejut.

Perhatikan ukuran PH dan keasaman air. Usahakan ukuran PH ini sama. Ikan guppy hidup dengan PH sekitar 7.

Perhatikan Pengembangbiakan Ikan Guppy

Ada informasi yang mengatakan bila ingin ikan guppy lebih tahan hidup, hindari perkawinan sedarah.

Jadi ketika si ikan guppy telah diketahui jenis kelaminnya melalui warnanya, Anda harus memisahkan bibit ikan ini dengan berbeda wadah, antara jantan dan betina.

Biasanya ikan guppy betina lebih besar ukuran tubuhnya disbanding dengan yang jantan. Ikan guppy betina tumbuh hingga 6 cm, sedang yang jantan hanya sekitar sampai 3 cm.

Warna ikan guppy betina dan jantan juga berbeda. Biasanya ikan guppy jantan berwarna lebih menarik, daripada si guppy betina.

Warna jantan mungkin berupa oranye, biru, ungu, hitam, dan bintik putih dengan garis-garis. Tapi ini tidak dapat dijadikan patokan selalu. Sebab warna guppy yang bermacam-macam.

Cara budidaya ikan guppy yang tepat untuk membedakan jenis kelaminnya, Anda bisa melihat ciri-ciri dari bentuk tubuhnya. Seperti mengamati bentuk sirip punggung ikan guppy.

Betina lebih pendek sirip punggungnya, sedang yang jantan lebih memanjang. Kemudian bintik hitam pada bagian bawah dekat buntut.

Bintik ini hanya ada pada ikan guppy betina. Sebab dapat diketahui jika si guppy hamil akan semakin menghitam dan membesar.

Cara budidaya ikan guppy tersebut perlu diperhatikan dengan baik dan benar. Agar didapatkan kualitas pengembangbiakan ikan guppy yang baik.

Terima Kasih… “JawaTani Media

One Reply to Cara Budidaya Ikan Guppy Hobi Menjadi Uang

  1. Artikel yang bagus..
    Ikan guppy bisa digunakan untuk pakan burung loh, kaya protein dan ampuh untuk merangsang kicauan juga….

Tinggalkan Balasan