Cara Budidaya Ikan Hias Koi

Cara Budidaya Ikan Koi – Sebagai golongan ikan hias, ikan koi merupakan salah satu ikan yang cukup potensial untuk di budidayakan ataupun sebagai peluang usaha di industri budidaya di bidang perikanan.

Di karenakan peminatnya yang bukan hanya dalam negeri saja, melainkan juga banyak peminat atau pemelihara ikan koi dari berbagai penjuru dunia.

Bukan hanya di jadikan ikan hias, dalam kondisi tertentu, ikan koi juga dapat untuk di konsumsi layakanya ikan konsumsi air tawar lainnya.

Misalnya seperti hasil – hasil sortiran budidaya yang tak memiliki nilai jual yang ekonomis, ikan ikan seperti ini tentunya akan di olah sebagai makanan oleh para pembudidaya tentunya.

Rasa daging ikan koi sendiri hampir sama dengan ikan mas untuk di makan dalam berbagai olahan resep makanan dari ikan mas ataupun ikan koi.

Karena pada dasarnya ikan koi juga termasuk dalam golongan ikan mas dan ikan karper di mana telah di lakukan kan nya perkawinan silang untuk menghasilkan genetik sebagai ikan hias oleh para pendahulu petani koi di jepang.

cara budidaya ikan koi

Budidaya Ikan Koi

Di indonesia sendiri, ada beberapa daerah saja yang telah memebudidayakan ikan koi, salah satu daerah yang cukup terkenal dengan hasil budidaya ikan koi nya ialah blitar, walaupun kualitas koi yang di hasilkan tak sebanding atau tak sebagus dengan beberapa negara lain.

Oleh karena itu sebagai negara yang memiliki iklim bagus, indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar dalam budidaya ikan koi.

Di mana sebagai langkah untuk mengurangi kebutuhan impor koi dari beberapa negara tetanga. Dan untuk kemajuan bangsa kita juga tentunya.

Berikut tahapan tahapan penting Budidaya ikan koi:

Pemilihan Induk

Pemilihan induk dalam budidaya ikan koi merupakan langkah penting yang perlu di perhatikan, salah satunya seperti indukan koi yang bagus secara genetik untuk menghasilkan keturunan yang bagus pula sehingga dapat memiliki nilai jual yang tinggi.

Hal ini dapat di pastikan dengan cara memastikan indukan yang di dapat dari pembudidaya atau penangkar yang sudah cukup ahli dalam pengembang biak an ikan koi, paham bagai mana kualitas ikan yang bagus.

Dan juga pemilihan jenis ikan koi yang perlu di pastikan, misalnya sperti indukan koi jenis kohaku sebaik nya di kawinkan dengan indukan koi jenis kohaku pula.

Agar dapat menghasilkan genetik yang kuat dan kualitas sepadan dengan indukan bagus yang telah di pilih.

Lain halnya bila memiliki rencana budidaya dalam rangka untuk menghasilkan genetik baru, pemilihan jenis indukan koi bisa dengan pemilihan jenis yang berbeda beda.

Umur indukan koi yang bagus atau matang untuk di kawinkan atau di pijahkan minimal 2,5 tahun samapai 3 tahun ke atas.

Hal ini di karenakan iakan koi yang belum benar-benar matang untuk di kawinkan akan menghasilkan keturunan yang buruk.

Biasanya koi yang telah berumur 3 tahun memilki panjang tubuh 25 cm.

Persiapan Media Kolam

Siapkan media kolam pemijahan dan pendederan, berupa kolam semen, terpal, tanah, ataupun aquarium, tergantung ketersediaan yang di miliki. Dan untuk ukuran kolam tak ada patokan khusus untuk media pemijahan, berdasarkan pengalaman saya menggunakan ukuran kolam pemijahan ikan koi 5 meter x 5 meter persegi.

Dengan kepadatan jumlah indukan koi sekitar 5 sampai 7 ekor (indukan betina 1/2 ekor dan indukan jantan 3/5 ekor), hal ini di karenakaan satu indukan koi butuh 2 penjantan atau lebih untuk pembuahan seluruh telur-telurnya.

Sebelum memasukkan indukan sebaikanya di lakukanya pengendapan selama 1 sampai 2 hari terlebih dahulu pada air kolam dan lakukan penetralan air jika di rasa air memiliki ph terlalu tinggi, untuk mengetahuinya silahkan mengukurnya dengan ph tester.

Jika tidak memiliki alat ph tester, sebaiknya penetralan air di lakukan dengan cara menaburkan garam perikanan yang bisa di dapatkan di toko toko pertanian ataupun di online shop sperti tokopedia, bukalapak dll.

Proses Pemijahan Ikan Koi

kakaban pemijahan

Kakaban Yang Terbuat Dari Ijuk, Sebagai Media Pemijahan.

Siapkan kakaban sebagai media saarang telur seperti kakaban misalnya, dalam proses pembuahan telur indukan betina akan menempelkan telur telurnya pada media kakaban yang ada di dasar kolam. Setidaknya siapkan media kakaban seabanyak 5 sampai 4 buah kakaban.

Setelah media kolam telah di persiapkan, masukkan indukan yang akan di pijahkan pada sore hari, karena biasanya para indukana koi akan melakukan proses kawin pada malam hari hingga pagi.

Setelah di gabungkannya para indukan kedalam media kolam dalam beberapa menit biasanya indukan pejantan akan mengejar-ngejar indukan betina.

Proses pemijahan telah selesai biasanya di tandai dengan para indukan sudah tidak lagi kejar – kejaran dan di tandai dengan sudah ada banyak telur yang bersarang pada media kakaban.

Jika proses pemijahan di rasa telah selesai segera angkat semua indukan untuk ke tempat media koalam yang lain.

Penetasan Larva

Setelah indukan di angkat dari media pemijahan, angkat beberapa kakaban yang sudanh bersarang nya telu secara pelan – pelan untuk di pisahkan ke beberapa kolam yang tersedia agar nanti pada saat menetas kepadatan larva pada media pemijahan tidak terlalu tinggi.

Telur telur yang telah menetas di sebut dengan larva ikan, telur – telur akan menetas selama 48 jam atau kurang lebih selama 2 hari.

Pakan Larva (Burayak Ikan Koi)

Setelah menetas selama satu hari larva masih memmiliki cadangan makanan dan tidak perlu di beri makan, Setalah larva berumur 3 hari beri makan larva dengan pakan planktoon seperti kutu air yang berukuran kecil dan juga pakan artemia.

Sebagai alternatif kuning telur bisa di gunakan sebagai pakan jika beberpa pakan di atas sulit untuk di dapatkan, lumatkan kuning telur dan di campur dengan sedikit air lalu berikan ke beberapa sisi kolam yang sekiranya di mana terkumpul.

Yang perlu di ingin jika menggunakan pakan kuning telur sebaiknya jangan terlalu berlebihan karena kuning telur dapat mengototri air dengan cepat dan menimbulkan penyakit yang menyebabkan kamatian.

Berikan 2 sampai 3 sendok makan kuning telur yang telah di aduk dengan air tadi secara merata di beberapa sisi kolam agar larva ikan koi dapat mengjangkau pakan kuning telur dengan mudah.

Namun sebaiknya pakan menggunakan tidak di anjurkan, gunakan pakan artemia, artemia adalah berupa udang-udang yang berukuran sangat kecil dan biasa di gunakan sebagai pakan benih ikan yang masih kecil.

Artemia biasanya tersedia di toko-toko perikanan terdekat atau juga bisa mencari nya di online shop yang terjual dalam bentuk telur yang nantinya di tetaskan terlebih dahulu.

Ganti pakan dengan ukuran yang lebih besar seperti cacing sutra ataupun kutir yang berukuran sedikit lebh besar daripada sebelumnya jika sekiranya benih ikan sudah cukup untuk makan dengan porsi yang lebih besar.

Dan jika sekiranya mulut ikan sudaha cukup untuk memekan pelet bisa menggunakan pelet dalam melakukan perawatan benih ikan menggunakan pakan pelet.

Pendederan

Pendederan atau penyortiran di lakukan untuk mencegah pertumbuhan benih-benih ikan yang tidak seimbang, di karenakan benih ikan yang sedikit lebih besar dari akan lebih agresif untuk makan sehingga ikan yang kecil jadi lebih lambat untuk tumbuh karena kekurangan pakan.

Pendederan di lkukan setelah ikan berumur 2,5 bulan sampai 3 bulan, juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan pada kolam seiring berjalanya waktu.

Pisahkan anakan ikan dengan cara kurang lebih menyamakan rata ukuran ikan yang besar dengan yang lebih kecil pada kolam yang berbeda.

Baca Juga : Cara Memelihara Ikan Koi

Panen

Dalam industri budidaya perikanan biasanya ada 3 jenis tujuan di lakuakanya budidaya ikan, yaitu budidaya untuk mendapatkan benih dan kemudian di jual atau tujuan budidaya untuk langsung mendapatkan ikan yang siap jual untuk di konsumsi atau di pelihara sebagai ikan hias.

Ada juga yang melakukan pembesaran saja di mana memebeli benih ikan dari para pembudidaya dan di besarkan kemudian di jual sebagai ikan konsumsi atau sebagai ikan hias seperti ikan koi.

Jadi dalam hal waktu panen tergantung tujuan di lakukanya budidaya, langsung pemebesaan atau jual benih ikan saja.

Jika ingin langsung menjual benih ikan biasanya ikan koi yang sudah berumur 2,5 bulan sampai 3 bulan sudah berukuran sekita 12 -15 cm. Dengan ukuran ini ikan sudah siap untuk di pasarkan dalam bentuk benih.

Jika ingin menjual ikan koi yang sudaha berukuran besar di mana tentunya harga juga cukup lebih tinggi tergantung dengan kualitas yang di hasilkan, biasanya umur 6-1 tahun ikan sudah bisa untuk di pasarkan.

Berikan Komentar Anda Jika Sekiranya Ada Yang Ingin Di tanyakan ๐Ÿ™‚

1 Comment

Tinggalkan Balasan