Inilah Jenis-jenis Cabai Yang Bagus Untuk Dibudidaya di Indonesia

Jenis Cabe ~ Ada banyak sekali macam-macam jenis cabe, Namun hanya beberapa saja yang umum di budidayakan.

Di karenakan untuk menyesuaikan kebutuhan di beberapa daerah yang berbeda.

Dan syarat tumbuh pada beberapa jenis cabe yang tidak sama pada setiap daerah.

Sebelumnya jawatani telah mengulas tentang bagaimana cara menanam cabe.

Tentunya sebelum melakukan tahap lanjut budidaya cabai, harus mengetahui dulu jenis cabai yang sesuai iklim pada daerah masing-masing.

Jenis Cabai Di Indonesia

Berikut jenis-jenis cabai yang umum di budidayakan di indonesia :


Cabe Rawit Setan

Cabe rawit memiliki ciri-ciri ukuran yang kecil, lebih pedas dari pada cabe yang lainya, dan memiliki warna yang beragam.

Dari warna hijau, merah, oranye, hingga putih kehijauan. Yang pada dasarnya merupakan varietas yang berbeda-beda.

Cabai rawit juga memiliki sebutan yang berbeda-beda pada setiap daerah.

Sedangkan “Cabai Rawit” merupakan nama yang cukup umum di indonesia.

Jenis cabai yang satu ini memiliki daya tahan yang cukup kuat untuk tumbuh di daerah dengan cuaca dan iklim yang berbeda.

Dapat tumbuh di daerah yang memiliki curah hujan yang sedikit ataupun curah hujan yang tinggi.

Selain itu cabe ini dapat berbuah pada waktu yang cukup lama, yang pada umumnya cabe jenis lain hanya dapat mengalami masa panen beberapa kali saja.

Tetapi tidak dengan cabe rawit yang memiliki batang yang kokoh, batang cabe rawit pada umumnya dapat mencapai 150 cm.

Dan cenderung memiliki daun yang lebih lebar. Berikut beberapa varietas unggul cabe rawit :

  • Cabe rawit hibrida pelita
  • Cabe rawit bara
  • Cabe rawit taruna

Cabe Besar

Cabe besar terdiri dari beberapa golongan, meliputi cabe besar keriting, cabe merah yang memiliki ukuran yang besar dan cabe besar yang berwarna hijau.

Baca Juga  Cara Menanam Kacang Tanah Panduan Lengkap

Cabe besar memiliki peran yang cukup penting di indonesia.

Di sebabkan keberadaan nya yang di gunakan oleh banyak kalangan di beberapa industri yang ada.

Seperti industri produksi saos makanan, dan juga sebagai bahan bumbu makanan di kebanyakan resto dan hotel.

Namun cabe ini hanya dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi dan memilki curah hujan yang sedang.

Serta cukup rawan terserang hama dan penyakit cabe.

Cabe golongan besar juga tidak memilki masa panen yang lama seperti halnya jenis cabe rawit kecil.

Oleh sebab itu cabe besar sering mngalami lonjakan harga yang cukup fantastis di karenakan pasokan yang ada taka dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.


Cabe Hibrida

Jenis cabe hibrida sebenarnya masuk dalam golongan cabe besar, hanya saja…

Seiring berjalan nya waktu telah di lakukanya persilangan antara cabe besar yang memiliki sifat unggulan.

Untuk menghasilkan jenis cabe besar yang memiliki kualitas yang lebih baik.

Jenis cabe hibrida tergolong varietas yang sulit dalam hal perawatan, tidak seperti jenis yang lainya.

Berikut beberapa varietas cabe hibrida :

  • Cabai besar hibrida varietas IPB CH3 (adaptif terhadap lingkungan optimum)
  • Cabai besar hibrida barietas gada F1 (Umum untuk industri saus)
  • Cabai besar hinrida varietas imperial 10 (buah muda berwarana hijau muda)
  • Cabai besar hibrida gada MK1 (varietas ini toleran terhadap musim kemarau)
  • Cabai besar hibrida varietas anies IPB (berumur genjah)
  • Cabai besar hibrida varietas seloka IPB (varietas ini dapat panen pada umur 65 hst)
  • Cabe kriting hibrida varietas PM 999 (memiliki pertumbuhan yang kuat dan kokoh)
  • cabai kriting hibrida varietas lado F1 (tahan terhadap hama dan penyakit)
Baca Juga  Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Kacang Tanah

Nah di atas adalah beberapa jenis cabe yang pada umumnya di budidayakan kebanyakan para petani indonesia.

Check Also

Kartu Tani Dibagikan Keribuan Petani Aceh Tamiang

Aceh Tamyang: Sebanyak 12.566 petani aktif di Aceh Tamyang, Aceh, telah mendapatkan kartu pertanian pupuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *