Cara Budidaya Porang Mampu Hasilkan Keuntungan Besar

Jawatani.com  – Banyak orang mencari cara budidaya porang agar bisa menghasilkan keuntungan. Porang merupakan tanaman umbi dengan potensi nilai jual besar. Tanaman ini populer setelah seorang petani sukses melakukan ekspor.

Petani tersebut meraup keuntungan besar dengan bisnis porang. Tanaman ini laku besar karena mempunyai beragam fungsi. Tumbuhan tersebut menyimpan banyak glukomanan yang merupakan zat gula kompleks dan serat larut.

Ekstrak dari akar tumbuhan tersebut lalu diolah menjadi tepung mannan yang berguna dalam industri pangan. Tidak hanya itu, olahan tersebut juga berguna bagi industri farmasi, kertas, tekstil, karet, cat hingga kosmetik.

Porang adalah umbi-umbian yang banyak hidup di tanah Jawa. Beberapa orang menyebutnya dengan nama iles-iles. Tergolong dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume. Meskipun banyak hidup di tanah air, tidak semua orang akrab dengan tumbuhan ini.

Porang merupakan jenis tanaman liar yang cukup mudah dibudidayakan. Kamu bisa meraup keuntungan besar dari bisnis tanaman ini. Apabila berhasil menembus pasar ekspor, sudah pasti kamu tidak akan merasakan sia-sia dari usaha budidaya ini.

Cara Budidaya Porang yang Benar

Budidaya tanaman ini dimulai dengan menyiapkan lahan. Tumbuhan tersebut membutuhkan tanah gembur untuk tumbuh. Dataran tinggi merupakan kawasan potensial untuk budidaya. Selain itu juga memerlukan tanaman sebagai tempat bernaung seperti pohon pisang.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan dalam proses budidaya tumbuhan tersebut adalah menyingkirkan gulma di lahan tanam. Keberadaan gulma bisa berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan porang.

Terdapat dua jenis cara budidaya porang, yaitu memakai biji atau umbi. Namun, penanaman memakai biji banyak dihindari karena membutuhkan masa panen lebih lama. Apabila menggunakan umbi, waktu budidaya yang diperlukan adalah musim kemarau.

Baca Juga  Cara Menanam Kacang Tanah Panduan Lengkap

Selain perlu memperhatikan waktu tanam, kamu juga harus memperhatikan jarak tanam. Apabila memilih umbi sebagai bakal tanaman, kamu membutuhkan jarak tanam dalam rentang 35 sampai 90 cm.

Namun, apabila kamu menggunakan umbi dengan ukuran besar, kamu bisa membuat jarak tanam lebih lebar. Jarak tanam ini disesuaikan dengan ukuran umbi yang digunakan. Pemilihan jarak yang tepat akan memudahkan ketika panen.

Cara budidaya porang langkah berikutnya adalah proses penanaman. Sebelumnya, kamu membutuhkan batang bambu untuk menegakkan tumbuhan tersebut. Ukur jarak antar batang bambu sebesar 1 meter x 1 meter.

Selanjutnya buat lubang pada lahan dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 20 cm. Seperti jarak tanam, ukuran lubang ini bisa disesuaikan dengan ukuran umbi yang digunakan.

Masukkan umbi tanaman ke dalamnya lalu tutup menggunakan tanah dalam ketebalan 3 cm. Kamu bisa menambahkan pupuk sebelum menimbun umbi. Pupuk yang dapat dipakai untuk porang ialah bokashi.

Cara Merawat Porang Agar Terbebas dari Gulma

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa adanya gulma bisa memberi pengaruh buruk terhadap pertumbuhan porang. Oleh sebab itu, tanaman ini harus dirawat dengan benar. Caranya adalah dengan penyiangan gulma.

Penyiangan ini dilaksanakan dengan menyingkirkan gulma pada lahan budidaya. Hal ini untuk mencegah gulma merebut air dan zat hara dari tanah yang berguna untuk proses pertumbuhan tanaman budidaya.

Penyiangan ini harus dilaksanakan satu bulan usai porang ditanam. Setelah itu, penyiangan dilaksanakan secara rutin ketika muncul gulma pada lahan. Jangan pernah membiarkan gulma tumbuh subur dan menunda penyiangan.

Selain dibuang, gulma bisa dikumpulkan lalu ditimbun dalam tanah untuk dibuat pupuk organik. Pupuk organik lebih ramah lingkungan dan bisa menghemat biaya perawatan tumbuhan tersebut. Jadi kamu tidak harus membeli pupuk kimia.

Baca Juga  Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Kacang Tanah

Porang bisa dipanen setelah berumur 2 tahun. Tanaman ini siap dipanen apabila daunnya mulai kering dan jatuh ke tanah. Dari satu tanaman saja, kamu bisa mendapatkan umbi sebanyak 2 kg.

Porang adalah tanaman yang laku di pasar ekspor. Tanaman ini mempunyai nilai jual tinggi. Oleh sebab itu, banyak orang yang menerapkan cara budidaya porang untuk bisa mendapatkan keuntungan besar.

Check Also

Begini rahasia Agar Tanaman Cepat Berbuah dan Panen

JawaTani.com – Istilah”mempercepat” tanaman berbuah, sebenarnya merupakan salah kaprah yang sudah sangat lazim di masyarakat. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *